Cara memperbaiki dispenser tidak panas

Bagian dalam dispenser

Dispenser adalah alat penghangat air untuk keperluan membuat kopi atau teh, prinsip kerjanya yakni dengan memanaskan filamen atau kawat tahan panas dalam sebuah ruang hampa sama seperti lampu pijar, panas dari elemen penanas akan disalurkan ke air yang berada di dalam kaleng. Pada bagian body kaleng dilengkapi dengan saklar panas (termostat), saklar ini akan berhenti menyambung listrik bila mendapatkan suhu panas. Kisaran panas air dalam dispenser yakni sekitar 80-90°c, tidak bisa mendidihkan air.

Dispenser yang rusak sebenarnya bukanlah rusak berat, dalam beberapa kasus yang saya dapati kebanyakan kerusakan tidak terlalu berat dan masih bisa diperbaiki. Sudah 2 tahun saya melakukan pemeriksaan terhadap dispenser kerusakan hanya pada bagian kran air, bagian cap penutup atas yang pecah, dan juga beberapa kabel dan skring pengaman putus.

Jarang sekali terjadi dispenser terbakar, sebab kaleng yang berada di dalam bagian dispenser sudah dirancang sedemikian rupa agar air tidak kosong ketika tidak diisi galon. Kekosongan air pada dispenser bisa menyebabkanya terbakar, oleh karena itulah kerusakan pada elemen pemanas jarang terjadi.

Nah pada tips kali ini aku akan berbagi bagaimana caranya menganalisa kerusakan pada dispenser, dan alat apa saja yang perlu dipersiapkan ketika memperbaiki dispenser yang rusak.


Persiapan alat & Langkah kerja

Alat paling utama yang kamu butuhkan adalah obeng dua jenis obeng min dan plus, kemudian MultyTester, gunting pemotong kabel, dan juga tang. Semua peralatan untuk membongkar bagian pada dispenser tidak terlalu banyak, mengingat bagian body pada dispenser terbuat dari bahan plastik. Hanya ada beberapa penggait pelastik yang melekat, terus diperkuat oleh mur dan baut.

Sebebelum melakukan pemeriksaan lebih lanjut, sebaiknya periksa terlebih dahulu kerusakan dengan melakukan percobaan memanaskan air. Isi bagian tabung pemanas dengan dua gayung air, kemudian pasang kabel steker ke sumber listrik PLN. Dengarkan suara apakah ada suara bergemuruh kecil pada dispenser, jika tidak ada artinya dispenser mati.

Lampu indikator pada dispenser tidak mencerminkan apakah dia hidup atau mati, sebab lampu ini hanya mengambil listrik kecil. Setelah kamu pastikan kalau dispensernya mati, lakukan pemeriksaan dengan MultyTester pada skala 1k ohm. Periksa kabel penghubung ke PLN apakah masih ada sambungan atau sudah terputus, jika terputus lanjut ke tahap dua yakni dibongkar.


Proses Pemeriksaan:
Kalau mau periksa jangan melakukan pemeriksaan pada bagian lampu, ingat lampu indikator bukanlah patokan utama. Yang jadi utama adalah apakah elemen pemanas rusak atau tidak, copot semua sambungan kabel pada terminal heater. Periksa hambatanya dengan Multy, pemanas yang baik masih menunjukan hambatan tinggi. Tapi bila jarum multy tidak bergerak sama sekali, artinya elemen pemanas sudah rusak.

Elemen pemanas tidak bisa diganti, jika ingin mengganti harus beli satu paket sama kaleng pemanas. Kalau sudah rusak berat (rusak elemen pemanas) lebih baik di buang ke pasar ronsokan daripada diperbaiki, biaya onderdilnya mahal.


Lanjut ke tahap selanjutnya, tahap selajutnya periksa bagian saklar ( termostat ). Itu loh, benda kecil seperti kancing baju yang menempel pada bagian belakang kaleng pemanas. Pada kondisi dingin saklar ini berada pada posisi "on" terhubung, bila terkena panas dia akan cut off sendiri. Silakan lakukan pemeriksaan berdasarkan kriteria yang saya sebutkan, bila hasil yang didapat berbeda artinya saklar ini rusak. Harus diganti, segera bawa contoh saklar panas ke toko onderdil elektronika di daerah anda untuk mendspatkan pengganti.


Memperbaiki kerusakan pada sparepart Luar
Kerusakan bagian luar bisa jadi cup penutup leher galon pecah, jika pecah maka air terkadang akan bocor keluar. Fungsi cup atas dispenser adalah untuk mencegah air tumpah, air bisa mengalir melalui pipa cube seukuran jari. Sementara bagian leher galon digunakan sebagai jalur masuknya udara, air galon akan turun bila ada udara masuk.

Kerusakan kran, satu lagi yang tidak kalah penting adalah kerusakan kran air. Semua kran air pada dispenser terhubung secara langsung, kran air dingin sedang mengarah langsung ke galon sumber air. Sementara kran air hangat adalah aliran air dari kaleng pemanas, semuanya saling terhubung. Jadi kalau ada salah satu saja yang bocor air bisa mengalir keluar tanpa henti.

Kran ini bisa diganti, tapi sangat jarang toko elektro menjual onderdil suku cadang yang pas. Tapi masih bisa diakali dengan ide kreatif, kamu bisa membeli kran air biasa lalu disambung jadi kran air minum. Usahain beli kran plastik yang kecil, kalau kran gede ya nggak enak lihatnya.


Tips ganti onderdil yang tidak ada dijual

Sebenarnya ini adalah rahasia bengkel, tapi berhubung hari ini waktu terbaik buat berbagi ya apa boleh buat. Minggu lalu saya pernah memposting manfaat sparepart bekas / onderdil bekas vs varu. Nah disini sparepart ada manfaatnya juga, kalau mau servis selain membeli onderdil dipasar bisa juga membeli barang utuh yang sama - sama rusak.

Kalau aku sih biasanya mengunjungi tempat penampung ronsokan, disana bisa ada bekas² dispenser yang rusak tapi mempunyai spart bagus. Nah itu bisa dibeli dengan harga murah, aku beli satuan cuma 35 ribuan, beda lagi kalau sama tukang pengumpul sampah. Belinya pasti sesuai dengan timbangan harga plastik, bisa lebih murah ya sesuai harga plastik lah.

Masih nggak ada juga? Manfaatkin forum komunitas jual beli FB diasana bisa meminta tawaran dengan harga rendah 50rb, tapi kalau di facebook kita dapat barangnya malahan lebih bagus dikit. Aku bahkan sering dapat yang mulus, masih bisa dipake ngangetin air.


Uji kelayakan Pakai ( sebaiknya sebelum proses reparasi )

Karena alat ini ada hubunganya dengan kegiatan konsumsi jadi harus ada uji kelayakan pakai. Lihat tanggal produksi dan lihat juga kondisi plastik body pada dispenser, kerok sedikit dengan benda tumpul khsusunya pada bagian yang terkena panas ada pada atas dispenser. Bila didapati plastiknya rapuh, artinya alat tersebut sudah tidak layak dipakai lagi.

Selain melihat kondisi plastik bisa juga melihat kondisi tahun produksi, alat ini memang awet kalau nggak digunakan. Tapi semakin sering digunakan kualitasnya akan berkurang, plastik campuran tahan panas ini bila terlalu sering terkena panas dia akan rapuh. Serpihan plastik sangat berbahaya bila dimakan, kemudian bagian pipa dalam dispenser.

Kotoran air galon bisa saja menempel disini menjadi kerak, jika terlalu lama tidak dibersihkan bisa meniadi bibit penyakit. Walupun kuman tidak bisa masuk melewati tabung pemanas, tapi ada pipa langsung yakni pipa air sedang seperti yang ditunjuk angka 7 pada gambar. Jadi kamu harus benar2 teliti ketika memperbaikinya, jangan sampai tekor. Oke deh sampai disini dulu tips kita hari ini, sampai jumpa di tips selanjutnya.


Posting Komentar untuk "Cara memperbaiki dispenser tidak panas"